1.Kata filsafat dalam bahasa Indonesia merupakan kata serapan dari
bahasa Arab فلسفة. Kata filosofi yang dipungut dari bahasa Belanda juga
dikenal di Indonesia. Bentuk terakhir ini lebih mirip dengan kata
aslinya, yang diambil dari bahasa Yunani (philosophia). Arti harafiahnya
adalah seorang "pencinta kebijaksanaan" atau "ilmu".
administrasi
dalam arti luas adalah kegiatan kerja sama yang dilakukan sekelompok
orang berdasarkan pembagian kerja sebagaimana ditentukan dalam struktur
dengan mendayagunakan sumber daya untuk mencapai tujuan secara efektif
dan efisien. Jadi, pengertian administrasi dalam arti luas memiliki
unsur-unsur sekelompok orang, kerja sama, pembagian tugas secara
terstruktur, kegiatan yang runtut dalam proses, tujuan yang akan
dicapai, dan pemanfaatan berbagai sumber.
2.kopetensi yang di
bangun dalam filsafat administrasi Etika ilmu apa yg baik dan apa yg
buruk dan hak dan kewajiban moral (akhlak) Ada juga yg di bangun
filsafat administrasi yaitu Kepemimpin yang akan menjadikan sebuah jati
diri menjadi lebih baik dan membangun NegaraKepemimpinan mempunyai
perumusan(L=I, F, S) perumusan ini akan membangun bagaimna teory, gaya
dan teknik pemimpin itu sendiri
3.teori X,Y dan Z
Analisis kritis
teori X dalam kepemimpinan ?Teori ini menyatakan bahwa pada dasarnya
manusia adalah makhluk pemalas yang tidak suka bekerja serta senang
menghindar dari pekerjaan dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.
Pekerja memiliki ambisi yang kecil untuk mencapai tujuan perusahaan
namun menginginkan balas jasa serta jaminan hidup yang tinggi. Dalam
bekerja para pekerja harus terus diawasi, diancam serta diarahkan agar
dapat bekerja sesuai dengan yang diinginkan perusahaan.
b. Analisis kritis teori Y dengan pendekatan Filsafat Kepemimpinan ?
Teori
ini memiliki anggapan bahwa kerja adalah kodrat manusia seperti halnya
kegiatan sehari-hari lainnya. Pekerja tidak perlu terlalu diawasi dan
diancam secara ketat karena mereka memiliki pengendalian serta
pengerahan diri untuk bekerja sesuai tujuan perusahaan. Pekerja memiliki
kemampuan kreativitas, imajinasi, kepandaian serta memahami tanggung
jawab dan prestasi atas pencapaian tujuan kerja. Pekerja juga tidak
harus mengerahkan segala potensi diri yang dimiliki dalam bekerja.
c. Analisis kritis teori Z dengan pendekatan Etika dan Filsafat Kepemimpinan?
Dimana
suatu saat seorang pemimpin memang orang harus menggunakan cara halus,
hanya sedikit mengontrol, memerintah dengan sikap permintaan, saran
ataupun sukarela, lebih bersifat menanyakan dari pada menegur, pada lain
kesempatan seorang pemimpin harus berani bertindak tegas, melakukan
control secara ketat, memberi perintah tegas, menyalahkan, dan bahkan
bila terpaksa harus berani menghukum sesuai dengan kesalahan yang dibuat
oleh bawahannya.
Baik secara halus maupun secara tegas kedua-duanya dilandasi suatu harapan bahwa tujuan organisasi dapat tercapai dengan baik.
4.Menurut
saya semua teori baik cuman memiliki kekurangan dan kelebihan masing
-masing cuman tergantung pada tempat dan kegunaanya
Mengenaih teori X
dan teori Y dan Z yang tlah tercantum dalam filsafat administrasi bahwa
yang mana seorang pemimpin harus memberikan teladan yang baik .tapi ku
lebih suka ke teori Y karana menjadi seorang pemimpin harus berfikir
untuk lebih baik dan apa yang dia lakukan berjalan dengen lancar . jka
menjadi seorang pemimpin yang berkaitan dengan teori X yang bercondong
dengan berfikir jelek dan teori Z seorang yang tidak mau berubah dengan
kesadaran mereka sendiri padahal mereka sudah tau atau mengetaui ,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar