Senin, 03 November 2014

ANALISA HAKIKAT FILSAFAT ADMINISTRASI



HAKIKAT ILMU ADMINISTRASI
A. Hakikat Ilmu
Hakikat ilmu pengetahuan dan teknologi medorong manusia berusaha untuk memilikinya melalui proses pembelajaran guna dimanfaatkan dari berbagai aspek-aspek kehidupan. Ilmu pengetahuan dan teknologi dapat diperoleh dimana-mana asalkan manusia sadar dalam proses belajar.
Pengetahuan (knowledge) pada hakikatnya lepas dari ingatan manusia karena memang pengetahuan berada pada ruang bebas, tetapi manusia mempunyai potensi kesadaran untuk berusaha memiliki pengetahuan.
Ilmu adalah sekumpulan pengetahuan manusia yang rasional dan kognitif dengan disusun secara sistematis dan menggunakan metode tertentu yang dapt dipelajari sehingga memberikan manfaat, baik di bidang wawasan berpikir maupun di bidang pekerjaan. Dengan kata lain, ilmu dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan.
Ilmu merupakan segenap pengetahuan yang bermakna ganda, yaitu sebagai tempat pengetahuan, metode, aktivitas sangat beranekaragam jenisnya. Tetapi ketiganya bukanlah berjalan secara parsial tetapi secara simultan saling melengkapi dalam penyempurnaan.
Kesadaran yang dapat dialami manusia dapat dibagi atas 3 jenis, yaitu kesadaran indrawi (dunia nyata), kesadaran akal (alam pikiran), dan kesadaran rohani (dunia rasa).
B. Hakikat Ilmu Administrasi
Ilmu administrasi merupakan hasil pemikiran dan penalaran manusia yang disusun berdasrkan dengan rasionalitas dan sistematika yang mengunkapkan kejelasan tentang objek formal, yaitu pemikiran untukmenciptakan suatu keteraturan dari berbagai aksi dan reaksi yang dilakoni oleh manusia dan
objek material, yaitu manusia yang melakukan aktivitas administrasi dalam
bentuk kerja sama menuju terwujudnya tujuan tertentu.
1.
Administrasi sebagai ilmu
Ilmu sebagai objek kajian administrasi sepatutnya mengikuti alur pemikiran manusia yang pendekatannya dilakukan secara radikal, menyeluruh, rasional, dan objektif. Administrasi sebagai ilmuo u tp u t- nya berupa pemikiran yang sistematis dan berkembang pada dunia maya/abstrak.
2.
Administrasi sebagai pekerjaan
Administrasi senagai suatu profesi/pekerjaan yang harus diselesaikan
secara tuntas dan memuaskan. Administrasi sebagai profesi/pekerjaan
output-nya adalah dunia nyata atau konkret.
C. Kesisteman Administrasi
 Konsep ketertiban dan keteraturan hidup, baik secara individu, kelompok maupun organisasi menjadi kajian utama ilmu administrasi. Semua kehidupan manusia, baik sederhanan maupun kompleks, senantiasa membutuhkan ilmu administras sebagai acuan berpikir dan bertindak.
Fenomena dan nomena administrasi terhadap pertumbuhan atau perubahan suatu organisasi dapat diamati pada pola dinamisasi sosial yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat
 
 
  1.Penyakit Administrasi
Tujuan untuk merebut kekuasaan mendorong manusia membuat kebijakan di luar system yang berlaku untuk
 mendapatkan pengakuan bahwa dirinyalah penguasa. Oleh karena itu, kepemimpinannya dalam organisasi birokrasi cenderung dapat melakukan intervensi secara besar-besaran dari seluruh lini struktur organisasi kemudian menciptakan peluang untuk melakukan KKN, tetapi juga akan menimbulkan ketegangan dan ketidakharmonisan dari seluruh personil, bahkan kemungkinan terjadinya kehancuran organisasinya.
 
 
 2.Perkembangan Administrasi
Pertumbuhan dan perkembangan masyarakat maupun perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang administrasi sangatlah mempengaruhi, juga warna dan corak dari perkembangan manajemen pada masa datang. Pemecahan masalah administrasi manajemen di masa yang akan datang haruslah dilakukan secara tuntas dengan memerlukan, atau dengan kata lain, menciptakan nuansa manajemen atau pimpinan yang berkualitas serta kemampuan profesional dalam melakukan suatu aktivitas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar