HAKIKAT ILMU
ADMINISTRASI
A. Hakikat Ilmu
Hakikat ilmu pengetahuan dan teknologi
medorong manusia berusaha untuk memilikinya melalui proses pembelajaran guna dimanfaatkan
dari berbagai aspek-aspek
kehidupan. Ilmu pengetahuan dan teknologi dapat diperoleh dimana-mana asalkan manusia sadar dalam
proses belajar.
Pengetahuan (knowledge) pada
hakikatnya lepas dari ingatan manusia karena memang pengetahuan berada pada ruang bebas, tetapi manusia
mempunyai potensi
kesadaran untuk berusaha memiliki pengetahuan.
Ilmu adalah sekumpulan pengetahuan
manusia yang rasional dan kognitif dengan disusun secara sistematis dan menggunakan metode
tertentu yang dapt dipelajari
sehingga memberikan manfaat, baik di bidang wawasan berpikir maupun di bidang pekerjaan. Dengan
kata lain, ilmu dapat memberikan
pengetahuan dan keterampilan.
Ilmu merupakan segenap pengetahuan yang
bermakna ganda, yaitu sebagai tempat pengetahuan, metode, aktivitas sangat beranekaragam
jenisnya. Tetapi ketiganya
bukanlah berjalan secara parsial tetapi secara simultan saling melengkapi dalam penyempurnaan.
Kesadaran yang dapat dialami manusia
dapat dibagi atas 3 jenis, yaitu kesadaran indrawi (dunia nyata), kesadaran akal (alam
pikiran), dan kesadaran rohani
(dunia rasa).
B. Hakikat Ilmu Administrasi
Ilmu administrasi merupakan hasil
pemikiran dan penalaran manusia yang disusun berdasrkan dengan rasionalitas dan sistematika
yang mengunkapkan kejelasan
tentang objek formal, yaitu pemikiran untukmenciptakan suatu keteraturan dari berbagai aksi dan
reaksi yang dilakoni oleh manusia dan
objek material, yaitu manusia yang
melakukan aktivitas administrasi dalam
bentuk kerja
sama menuju terwujudnya tujuan tertentu.
1.
Administrasi
sebagai ilmu
Ilmu sebagai objek kajian administrasi
sepatutnya mengikuti alur pemikiran
manusia yang pendekatannya dilakukan secara radikal, menyeluruh, rasional, dan objektif.
Administrasi sebagai ilmuo u tp u t- nya berupa pemikiran yang sistematis dan berkembang pada
dunia maya/abstrak.
2.
Administrasi
sebagai pekerjaan
Administrasi
senagai suatu profesi/pekerjaan yang harus diselesaikan
secara tuntas
dan memuaskan. Administrasi sebagai profesi/pekerjaan
output-nya adalah
dunia nyata atau konkret.
C. Kesisteman
Administrasi
Konsep ketertiban dan keteraturan hidup,
baik secara individu, kelompok maupun organisasi menjadi kajian utama ilmu administrasi.
Semua kehidupan
manusia, baik sederhanan maupun kompleks, senantiasa membutuhkan ilmu administras sebagai
acuan berpikir dan bertindak.
Fenomena dan nomena administrasi
terhadap pertumbuhan atau perubahan suatu organisasi dapat diamati pada pola dinamisasi sosial
yang tumbuh dan berkembang dalam
kehidupan masyarakat
1.Penyakit
Administrasi
Tujuan untuk merebut kekuasaan mendorong
manusia membuat kebijakan di
luar system yang berlaku untuk
mendapatkan pengakuan bahwa dirinyalah penguasa. Oleh karena
itu, kepemimpinannya dalam organisasi birokrasi cenderung dapat melakukan intervensi
secara besar-besaran
dari seluruh lini struktur organisasi kemudian menciptakan peluang untuk melakukan KKN, tetapi juga akan menimbulkan ketegangan dan
ketidakharmonisan dari seluruh personil, bahkan kemungkinan terjadinya kehancuran
organisasinya.
2.Perkembangan
Administrasi
Pertumbuhan dan perkembangan masyarakat maupun perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang
administrasi sangatlah mempengaruhi,
juga warna dan corak dari perkembangan manajemen pada masa datang. Pemecahan masalah administrasi manajemen di masa yang akan
datang haruslah
dilakukan secara tuntas dengan memerlukan, atau dengan kata
lain, menciptakan nuansa manajemen atau pimpinan yang berkualitas serta kemampuan profesional
dalam melakukan suatu aktivitas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar